Ansar Ajukan Tambahan Belanja Rp23,19 Miliar, Jalan hingga Pelabuhan Jadi Prioritas
Cahayamelayu.my.id – Tanjungpinang Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengusulkan kenaikan belanja daerah sebesar Rp23,19 miliar, dari Rp3,544 triliun menjadi Rp3,567 triliun, dalam rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026 yang disampaikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dalam Rapat Paripurna DPRD Kepri, 31 Agustus 2026.
Penyesuaian anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat sejumlah sektor prioritas pembangunan, mulai dari akselerasi potensi ekonomi dan kemaritiman, pembangunan infrastruktur serta interkonektivitas antarwilayah, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia, reformasi birokrasi, dan pelestarian budaya Melayu.
Tambahan belanja daerah itu antara lain diproyeksikan untuk penanganan kerusakan jalan, rehabilitasi pelabuhan, serta alokasi insentif bagi guru non-ASN. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyesuaikan postur anggaran dengan kebutuhan pembangunan dan persoalan riil yang berkembang di lapangan.
Di sisi lain, pembiayaan daerah bersih dalam rancangan perubahan tersebut mengalami penurunan sekitar Rp878,42 juta, menyesuaikan perkembangan sisa anggaran serta kapasitas fiskal daerah berdasarkan pelaksanaan APBD pada semester pertama 2026.
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 yang telah diserahkan kepada pimpinan DPRD Kepri selanjutnya akan memasuki tahap pengkajian dan pembahasan lebih mendalam oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Pembahasan tersebut akan menjadi tahap krusial untuk memastikan perubahan postur APBD 2026 tidak berhenti pada penyesuaian angka, melainkan menghasilkan kebijakan fiskal yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kepulauan Riau, khususnya di sektor infrastruktur, konektivitas, pelayanan publik, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (Rvi)
